Fotoku

Fotoku
Guruh S. Utomo

Jumat, 15 November 2013

Strategi Lulus SBMPTN Dengan Cara Membuat Sebuah TARGET

Orang pintar memang kalah dengan orang yang beruntung. Tapi menurut saya, orang yang beruntung akan kalah dengan orang yang BERSTRATEGI. Untuk itu, marilah kita buat strategi agar kita bisa TEMBUS dalam tes SBMPTN dengan jurusan yang kita inginkan. Aaamiinnn.
Pada tahun 2013, tes SBMPTN terdapat tiga bentuk soal dan dibagi menjadi dua hari tes. Untuk program SAINTEK :

Hari Pertama :

-Tes Potensi Akademik (Psikotes) : 75 butir soal
-Tes Kemampuan Dasar, meliputi :
     1. Matematika Dasar (15 butir soal)
     2. Bahasa Indonesia   (15 butir soal)
     3. Bahasa Inggris        (15 butir soal)
      _________________________
      Jumlah                       45 butir soal

Hari kedua :

-Tes Kemampuan Akademik, meliputi :
      1. Matematika           (15 butir soal)
      2. Fisika                    (15 butir soal)
      3. Biologi                   (15 butir soal)
      4. Kimia                     (15 butir soal)
       __________________________
       Jumlah                      60 butir soal

Untuk program SOSIAL semua sama, tinggal ganti saja mata pelajaran yang ada di Tes Kemampuan Akademik

TPA itu nilanya 30%, untuk TKD dan TKA 70%. Oke kawan, sampai sini mengerti? Saya anggap ngerti ya. Langsung saja pada intinya.

Dalam SBMPTN tahun 2013, kita diberi kesempatan untuk memilih 3 jurusan dan 3 kampus. Hati-hati kawan, kita harus menempatkan berdasarkan Passing Grade dari yang terbesar sampai yang terkecil dengan melihat di internet. Misalkan saya menempatkan :
Pilihan Pertama = Pendidikan Kimia UPI (41,3%)
Pilihan Kedua   = Kimia UPI (33%)
Pilihan Ketiga    = Ilmu Peternakan UNPAD (23%)

Misalkan kita menargetkan untuk mendapatkan PASSING GRADE 42%.  Agar kita bisa masuk ke pilihan pertama. Tapi INGAT kawan, kita HARUS mengerjakan soal yang benar-benar YAKIN kalau itu BENAR. Jika kita ragu, lebih baik tidak usah dikerjakan. Karena, kalaupun kita tidak bisa mencapai TARGET 42%, kita masih punya 2 pilihan yaitu target 33 % dan 23%.


Caranya :

Sekali lagi saya ingatkan, KITA HARUS MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU JAWABANNYA BENAR.

Misalkan kita menargetkan 42%. Untuk TPA kita kasih 18%, untuk TKD dan TKA 24%




1. Untuk TPA =  18% x 75 (Jml Soal TPA) 

                        30% (Jml persen TPA)

                  = 18 % x 75
                         30 %
                  = 1350
                       30
                  = 45 

Maka, dari 75 soal TPA, kita harus yakin mengerjakan soal dengan BENAR sejumlah 45 butir soal. Jika ragu, lebih baik tidak usah di isi.


2. Untuk TKD dan TKA = 24% x 105 (Jml Soal TKD dan TKA)

                                             70% (Jml Persen TKD dan TKA)

                                       = 24 % x 105

                                               70
                                       = 2520
                                            70
                                       = 36 

Maka, dari 105 soal TKA dan TKD, kita harus yakin mengerjakan soal dengan BENAR sejumlah 36 butir soal. Jika ragu, lebih baik tidak usah di isi. 

Catatan, tiap mata pelajaran tidak boleh ada nilai min atau kosong. Jadi, minimal dalam satu mata pelajaran ada satu soal yang benar.

Misalkan tadi, kita harus benar 36 butir soal :

1. Matematika dasar : Benar 5
2. Bahasa Indonesia : Benar 10
3. Bahasa Inggris : Benar 6 
4. Matematika : Benar 3
5. Fisika : Benar 3
6. Kimia : Benar 4
7. Biologi : Benar 5
Jumlah 36 butir soal BENAR.

Jika kita berhasil menuntaskan target tersebut, insya Allah kita bisa masuk ke dalam pilihan pertama. Kalaupun tidak lolos dalam pilihan pertama, kita pasti masuk di pilihan kedua. Nah, apabila dalam pengerjaan soal SBMPTN kita tidak bisa mengerjakan soal sesuai TARGET, maka jangan sampai kita menyerah dengan mengisi asal-asalan, kita harus tetap pada prinsip awal, yaitu MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU ITU BENAR. JIKA RAGU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIKERJAKAN.


Misalkan kita hanya bisa mengerjakan :

TPA  :                      30 soal yakin benar 

TKD : Matdas           4 soal yakin benar
           B. Indonesia   6 soal yakin benar
           B. Inggris        6 soal yakin benar

TKA : Matematika     2 soal yakin benar

           Fisika              1 soal yakin benar
           Kimia              1 Soal yakin benar
           Biologi             1 soal yakin benar

Tentu itu tidak sesuai dengan target kita, bahkan jauh sekali dengan target kita. TAPI kawan, jangan berkecil hati, selagi kita teguh pada prinsip awal, yaitu MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU ITU BENAR. JIKA RAGU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIKERJAKAN, insya Allah kita bisa masuk PTN. Mari kita buktikan yah,


TPA = 30 x 4

             10
        = 12%

TKD = 16 x 4

               6
          = 10,6%

TKA = 5 x 4

              6
         = 3,3%

Jadi, hasil Passing Grade = TPA+TKD+TKA=Hasil %

                                      = 12 + 10,6 + 3,3
                                      = 25,9 %

Tuh kan, walaupun kita mengerjakan soal fisika 1, kimia 1, biologi 1. tapi jika itu benar dan kita meyakininya, insya Allah kita masih ada peluang. Buktinya tuh kita dapet 25,9%, insya Allah TEMBUS di pilihan ketiga Jurusan Ilmu Peternakan UNPAD. Walaupun kita tidak bisa di UPI, tapi setidaknya kita bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri.


Kesimpulan : Dalam SBMPTN, kita harus mengerjakan soal yang benar-benar yakin kalau soal yang kita kerjakan itu benar. Walau hanya satu soal, jika itu yakin benar, insya Allah bisa tembus. Dengan catatan, soal-soal yang lain harus banyak juga yang benar. Disamping kita merencanakan sebuah TARGET, tentu hanya Allah yang menentukan berhasil atau tidak sebuah TARGET yang kita buat. Untuk itu, kita harus meminta kepadaNya, agar TARGET yang kita buat bisa terselesaikan dengan tepat. Sehingga apa yang kita inginkan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri bisa tercapai. Aaamiiinnnn.


CP : Twitter      : Guruh_49
(Guruh Sutrisno Utomo : 2013)




                   

Cara Menghitung Passing Grade SBMPTN 2013

Dalam Tes SBMPTN 2013, terdapat tiga bentuk soal dan dibagi menjadi dua hari tes. Untuk program SAINTEK :

Hari Pertama :

-Tes Potensi Akademik (Psikotes) : 75 butir soal
-Tes Kemampuan Dasar, meliputi :
     1. Matematika Dasar (15 butir soal)
     2. Bahasa Indonesia   (15 butir soal)
     3. Bahasa Inggris        (15 butir soal)
      _________________________
      Jumlah                       45 butir soal

Hari kedua :

-Tes Kemampuan Akademik, meliputi :
      1. Matematika           (15 butir soal)
      2. Fisika                    (15 butir soal)
      3. Biologi                   (15 butir soal)
      4. Kimia                     (15 butir soal)
       __________________________
       Jumlah                      60 butir soal

Cara penghitungan :

1. Untuk Tes Potensi Akademik : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 10 = %
    Contoh : Jika dalam Tes TPA kita benar 50, salah 10 dan tidak diisi 15,
        maka, {(50x4) - (10x1)} : 10 = (200-10) : 10
                                                      = 190 : 10
                                                      = 19%

 2. Untuk Tes Kemampuan Dasar : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 6 = %

     Contoh : Matematika dasar = Benar 5, salah 5 dan tidak di isi 5
                   Bahasa Indonesia  = Benar 10, salah 5
                   Bahasa Inggris       = Benar 5, salah 10
                  ________________________________
                  Jumlah                    = Benar 20
                                                = Salah 20
                                                = Tidak di isi 5

         Maka, {(20x4) - (20x1)} : 6 = (80-20) : 6

                                                     = 60 : 6
                                                    = 10%

3. Untuk Tes Kemampuan Akademik : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 6 = %

    Contoh : Matematika      = Benar 2, salah 3 dan tidak di isi 10
                  Fisika               = Benar 2, salah 2 dan tidak di isi 11
                  Biologi              = Benar 3, salah 1 dan tidak di isi 11
                  Kimia                = Benar 4, salah 4 dan tidak di isi 7
                 ________________________________________
                  Jumlah              = Benar 11
                                          = Salah10
                                          = Tidak di isi 39

           Maka, {(11x4) - (10x1)} : 6 = (44-10) : 6

                                                       = 34 : 6
                                                       = 5,6%

Jadi, hasil passing grade = Jumlah TPA + TKD + TKA = hasil Passing Grade

Seperti contoh di atas, maka = (19 + 10 + 5,6 ) %
                                            = 34,6% (Inilah hasil Passing Grade yang di dapat)


Semoga dengan kita memahami cara penghitungan passing grade di atas, kita bisa lebih berstrategi lagi dalam menghadapi SBMPTN. Ingat kawan, orang pintar kalah dengan orang beruntung, tapi orang beruntung kalah dengan ORANG BERSTRATEGI. Jadilah orang yang bertrategi kawan.



(Guruh Sutrisno Utomo : 2013)

Pandangan Masyarakat Tentang Perguruan Tinggi Negeri di Bandung

Nama saya Guruh Sutrisno Utomo, disini saya akan menceritakan sedikit tentang pengalaman dalam memilih kampus setelah keluar SMA bagi yang ingin melanjutkan. Target saya setelah keluar SMA adalah masuk ke perguruan tinggi negeri, khususnya di Bandung. Sebelum saya survey ke PTN yang ada di jawa barat, saya dan teman-teman melakukan tanya jawab dengan masyarakat sekitar kota Bandung. Berdasarkan survey saya dan teman-teman, masyarakat kota Bandung menempatkan ITB pada posisi pertama, diikuti oleh UPI diurutan kedua, lalu ada UNPAD di posisi ketiga dan UNPAS berada di posisi keempat. Tapi menurut saya, jangan memilih kampus terlebih dahulu, tetapi pikirkan jurusan apa yang kita mau. misalkan, jika kita ingin ke Teknik, maka ITB yang berkuasa. jika kita minat ke akademik (Matematika, B. Inggris, Kimia, Fisika, dll) dan Olahraga, maka UPI yang berkuasa. Jika kita ingin memilih jurusan kedokteran atau hukum, tentunya UNPAD yang berkuasa. dan UNPAS unggul dalam jurusan Teknik Pangannya. 

Sabtu, 20 Juli 2013

Siswa berprestasi yang berasal dari Pacinan RT 01 RW 03 Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang

Di Pacinan, banyak terdapat siswa/i yang berprestasi ditingkat kecamatan, kabupaten, bahkan tingkat provinsi. Berikut foto salah satu siswa yang berasal dari Pacinan RT 01/03 Kec. Pamanukan Kab. Subang. Dia bernama Adiarta Nugraha, yang sedang mengikuti perlombaan baca pidato dengan menggunakan bahasa Inggris tingkat SMA, di Yogyakarta.

Jumat, 19 Juli 2013

Pacinan RT 01 RW 03 Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang

Pacinan terletak di Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, tepatnya dibawah jembatan layang. Di Pacinan hampir semua penduduknya berjualan sendiri, seperti berjualan kerupuk, cucur, lotek, karedok, dan bermacam-macam kue lainnya yang bisa dipesan untuk berbagai acara. Di Pacinan juga tersedia tempat untuk bermain Billiard, biasanya orang dewasa dan anak muda yang bermain. Tak jauh dari tempat Billiard, warga RT 01 ini juga membuka warnet, tentunya untuk membuka wawasan dan informasi yang lebih luas lagi, khususnya untuk warga Pacinan, agar seimbang dengan seiring berjalannya perkembangan jaman.Untuk lebih jelasnya lagi. silahkan datang dan kunjungi daerah Pacinan.
Add yah kawan Guruh Sutrisno Utomo
FB : Guruh49@facebook.com
Twitter : @Guruh_49 

mari kita mempererat persaudaraan kita...

Selasa, 09 April 2013

Buntut LPI, Gedung SMAN 3 Subang dirusak pelajar

Ditulis oleh admin Selasa, 09 April 2013 12:47 TINJAU SUBANG- Diduga buntut kekalahan pada sepakbola di semi final Liga Pendidikan Indonesia (LPI), sejumlah pelajar yang diduga berasal dari SMK Pertanian melakukan aksi pelemparan gedung SMA 3 Subang, Selasa (9/4/2013). Pada semi final, SMK Pertanian melawan SMA 3 berakhir dengan kemenangan SMA 3 dengan 1-0. Rupanya hasil ini membuat sejumlah pelajhar SMK Pertanian tak puas. Merekapun melakukan aksi melempari sekolah SMA 3 dengan batu. Penyerbuan mendadak membuat siswa yang berada di dalam kelas panik. APalagi terdengar suara pecahan kaca akibat terkena lemparan batu. Dari pantauan di tempat kejadian pecahan kaca terjadi di depan dan belakang sekolah, tak hanya itu juga asbes tempat parkir dan kantin yang berada di dalam komplek sekolah menjadi sasaran. Satu ruang kelas yang berada di bagian belakang ada dua batu besar yang dilempar dari atas dan masuk ke dalam kelas, beruntung pada saat kejadian batu itu jatuh di depan meja belajar. Tidak hanya merusak bangunan kelas, akibat lemparan batu itu mengakibatkan dua siswa SMA 3 menjadi korban. Fier dan Dian menderita luka memar. Fier pada bagian dada sebelah kiri karena dilempari bata marah sedangkan Dian menderita luka memar di bagian kepalanya karena dilempar batu. Wakasek SMA 3 Sari Banon saat ditemui di tempat kejadian menuturkan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan p[ihak SMK Pertanian dan Kepolisian. "Saat ini masih menginventarisi akibat aksi pelemparan batu, juga akan mengadakan koordinasi dengan pihak SMK Pertanian dan Polres Subang," ujarn Sari Banoin kepada TINTAHIJAU.com . Petugas kepolisian yang datang di lokasi langsung mengamankan sejumlah abrang bukti berupa batu dan pecahan kaca. [ eddy muteh] Sumber : Tintahijau.com

Di dalam mobil

Di dalam mobil
Guruh S U

Di depan kelas

Di depan kelas
Guruh S U

Bakar-bakar ikan di pinggir pantai

Bakar-bakar ikan di pinggir pantai
Guruh & Sony