Fotoku
Guruh S. Utomo
Sabtu, 21 Desember 2013
Jumat, 15 November 2013
Strategi Lulus SBMPTN Dengan Cara Membuat Sebuah TARGET
Orang pintar memang kalah dengan orang yang beruntung. Tapi menurut saya, orang yang beruntung akan kalah dengan orang yang BERSTRATEGI. Untuk itu, marilah kita buat strategi agar kita bisa TEMBUS dalam tes SBMPTN dengan jurusan yang kita inginkan. Aaamiinnn.
Pada tahun 2013, tes SBMPTN terdapat tiga bentuk soal dan dibagi menjadi dua hari tes. Untuk program SAINTEK :
Hari Pertama :
-Tes Potensi Akademik (Psikotes) : 75 butir soal
-Tes Kemampuan Dasar, meliputi :
1. Matematika Dasar (15 butir soal)
2. Bahasa Indonesia (15 butir soal)
3. Bahasa Inggris (15 butir soal)
_________________________
Jumlah 45 butir soal
Hari kedua :
-Tes Kemampuan Akademik, meliputi :
1. Matematika (15 butir soal)
2. Fisika (15 butir soal)
3. Biologi (15 butir soal)
4. Kimia (15 butir soal)
__________________________
Jumlah 60 butir soal
Untuk program SOSIAL semua sama, tinggal ganti saja mata pelajaran yang ada di Tes Kemampuan Akademik
TPA itu nilanya 30%, untuk TKD dan TKA 70%. Oke kawan, sampai sini mengerti? Saya anggap ngerti ya. Langsung saja pada intinya.
Dalam SBMPTN tahun 2013, kita diberi kesempatan untuk memilih 3 jurusan dan 3 kampus. Hati-hati kawan, kita harus menempatkan berdasarkan Passing Grade dari yang terbesar sampai yang terkecil dengan melihat di internet. Misalkan saya menempatkan :
Pilihan Pertama = Pendidikan Kimia UPI (41,3%)
Pilihan Kedua = Kimia UPI (33%)
Pilihan Ketiga = Ilmu Peternakan UNPAD (23%)
Misalkan kita menargetkan untuk mendapatkan PASSING GRADE 42%. Agar kita bisa masuk ke pilihan pertama. Tapi INGAT kawan, kita HARUS mengerjakan soal yang benar-benar YAKIN kalau itu BENAR. Jika kita ragu, lebih baik tidak usah dikerjakan. Karena, kalaupun kita tidak bisa mencapai TARGET 42%, kita masih punya 2 pilihan yaitu target 33 % dan 23%.
Caranya :
Sekali lagi saya ingatkan, KITA HARUS MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU JAWABANNYA BENAR.
Misalkan kita menargetkan 42%. Untuk TPA kita kasih 18%, untuk TKD dan TKA 24%
1. Untuk TPA = 18% x 75 (Jml Soal TPA)
30% (Jml persen TPA)
= 18% x 75
30%
= 1350
30
= 45
Maka, dari 75 soal TPA, kita harus yakin mengerjakan soal dengan BENAR sejumlah 45 butir soal. Jika ragu, lebih baik tidak usah di isi.
2. Untuk TKD dan TKA = 24% x 105 (Jml Soal TKD dan TKA)
70% (Jml Persen TKD dan TKA)
= 24% x 105
70%
= 2520
70
= 36
Maka, dari 105 soal TKA dan TKD, kita harus yakin mengerjakan soal dengan BENAR sejumlah 36 butir soal. Jika ragu, lebih baik tidak usah di isi.
Catatan, tiap mata pelajaran tidak boleh ada nilai min atau kosong. Jadi, minimal dalam satu mata pelajaran ada satu soal yang benar.
Misalkan tadi, kita harus benar 36 butir soal :
1. Matematika dasar : Benar 5
2. Bahasa Indonesia : Benar 10
3. Bahasa Inggris : Benar 6
4. Matematika : Benar 3
5. Fisika : Benar 3
6. Kimia : Benar 4
7. Biologi : Benar 5
Jumlah 36 butir soal BENAR.
Jika kita berhasil menuntaskan target tersebut, insya Allah kita bisa masuk ke dalam pilihan pertama. Kalaupun tidak lolos dalam pilihan pertama, kita pasti masuk di pilihan kedua. Nah, apabila dalam pengerjaan soal SBMPTN kita tidak bisa mengerjakan soal sesuai TARGET, maka jangan sampai kita menyerah dengan mengisi asal-asalan, kita harus tetap pada prinsip awal, yaitu MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU ITU BENAR. JIKA RAGU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIKERJAKAN.
Misalkan kita hanya bisa mengerjakan :
TPA : 30 soal yakin benar
TKD : Matdas 4 soal yakin benar
B. Indonesia 6 soal yakin benar
B. Inggris 6 soal yakin benar
TKA : Matematika 2 soal yakin benar
Fisika 1 soal yakin benar
Kimia 1 Soal yakin benar
Biologi 1 soal yakin benar
Tentu itu tidak sesuai dengan target kita, bahkan jauh sekali dengan target kita. TAPI kawan, jangan berkecil hati, selagi kita teguh pada prinsip awal, yaitu MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU ITU BENAR. JIKA RAGU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIKERJAKAN, insya Allah kita bisa masuk PTN. Mari kita buktikan yah,
TPA = 30 x 4
10
= 12%
TKD = 16 x 4
6
= 10,6%
TKA = 5 x 4
6
= 3,3%
Jadi, hasil Passing Grade = TPA+TKD+TKA=Hasil %
= 12 + 10,6 + 3,3
= 25,9 %
Tuh kan, walaupun kita mengerjakan soal fisika 1, kimia 1, biologi 1. tapi jika itu benar dan kita meyakininya, insya Allah kita masih ada peluang. Buktinya tuh kita dapet 25,9%, insya Allah TEMBUS di pilihan ketiga Jurusan Ilmu Peternakan UNPAD. Walaupun kita tidak bisa di UPI, tapi setidaknya kita bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Kesimpulan : Dalam SBMPTN, kita harus mengerjakan soal yang benar-benar yakin kalau soal yang kita kerjakan itu benar. Walau hanya satu soal, jika itu yakin benar, insya Allah bisa tembus. Dengan catatan, soal-soal yang lain harus banyak juga yang benar. Disamping kita merencanakan sebuah TARGET, tentu hanya Allah yang menentukan berhasil atau tidak sebuah TARGET yang kita buat. Untuk itu, kita harus meminta kepadaNya, agar TARGET yang kita buat bisa terselesaikan dengan tepat. Sehingga apa yang kita inginkan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri bisa tercapai. Aaamiiinnnn.
CP : Twitter : Guruh_49
(Guruh Sutrisno Utomo : 2013)
Pada tahun 2013, tes SBMPTN terdapat tiga bentuk soal dan dibagi menjadi dua hari tes. Untuk program SAINTEK :
Hari Pertama :
-Tes Potensi Akademik (Psikotes) : 75 butir soal
-Tes Kemampuan Dasar, meliputi :
1. Matematika Dasar (15 butir soal)
2. Bahasa Indonesia (15 butir soal)
3. Bahasa Inggris (15 butir soal)
_________________________
Jumlah 45 butir soal
Hari kedua :
-Tes Kemampuan Akademik, meliputi :
1. Matematika (15 butir soal)
2. Fisika (15 butir soal)
3. Biologi (15 butir soal)
4. Kimia (15 butir soal)
__________________________
Jumlah 60 butir soal
Untuk program SOSIAL semua sama, tinggal ganti saja mata pelajaran yang ada di Tes Kemampuan Akademik
TPA itu nilanya 30%, untuk TKD dan TKA 70%. Oke kawan, sampai sini mengerti? Saya anggap ngerti ya. Langsung saja pada intinya.
Dalam SBMPTN tahun 2013, kita diberi kesempatan untuk memilih 3 jurusan dan 3 kampus. Hati-hati kawan, kita harus menempatkan berdasarkan Passing Grade dari yang terbesar sampai yang terkecil dengan melihat di internet. Misalkan saya menempatkan :
Pilihan Pertama = Pendidikan Kimia UPI (41,3%)
Pilihan Kedua = Kimia UPI (33%)
Pilihan Ketiga = Ilmu Peternakan UNPAD (23%)
Misalkan kita menargetkan untuk mendapatkan PASSING GRADE 42%. Agar kita bisa masuk ke pilihan pertama. Tapi INGAT kawan, kita HARUS mengerjakan soal yang benar-benar YAKIN kalau itu BENAR. Jika kita ragu, lebih baik tidak usah dikerjakan. Karena, kalaupun kita tidak bisa mencapai TARGET 42%, kita masih punya 2 pilihan yaitu target 33 % dan 23%.
Caranya :
Sekali lagi saya ingatkan, KITA HARUS MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU JAWABANNYA BENAR.
Misalkan kita menargetkan 42%. Untuk TPA kita kasih 18%, untuk TKD dan TKA 24%
1. Untuk TPA = 18% x 75 (Jml Soal TPA)
30% (Jml persen TPA)
= 18
30
= 1350
30
= 45
Maka, dari 75 soal TPA, kita harus yakin mengerjakan soal dengan BENAR sejumlah 45 butir soal. Jika ragu, lebih baik tidak usah di isi.
2. Untuk TKD dan TKA = 24% x 105 (Jml Soal TKD dan TKA)
70% (Jml Persen TKD dan TKA)
= 24
70
= 2520
70
= 36
Maka, dari 105 soal TKA dan TKD, kita harus yakin mengerjakan soal dengan BENAR sejumlah 36 butir soal. Jika ragu, lebih baik tidak usah di isi.
Catatan, tiap mata pelajaran tidak boleh ada nilai min atau kosong. Jadi, minimal dalam satu mata pelajaran ada satu soal yang benar.
Misalkan tadi, kita harus benar 36 butir soal :
1. Matematika dasar : Benar 5
2. Bahasa Indonesia : Benar 10
3. Bahasa Inggris : Benar 6
4. Matematika : Benar 3
5. Fisika : Benar 3
6. Kimia : Benar 4
7. Biologi : Benar 5
Jumlah 36 butir soal BENAR.
Jika kita berhasil menuntaskan target tersebut, insya Allah kita bisa masuk ke dalam pilihan pertama. Kalaupun tidak lolos dalam pilihan pertama, kita pasti masuk di pilihan kedua. Nah, apabila dalam pengerjaan soal SBMPTN kita tidak bisa mengerjakan soal sesuai TARGET, maka jangan sampai kita menyerah dengan mengisi asal-asalan, kita harus tetap pada prinsip awal, yaitu MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU ITU BENAR. JIKA RAGU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIKERJAKAN.
Misalkan kita hanya bisa mengerjakan :
TPA : 30 soal yakin benar
TKD : Matdas 4 soal yakin benar
B. Indonesia 6 soal yakin benar
B. Inggris 6 soal yakin benar
TKA : Matematika 2 soal yakin benar
Fisika 1 soal yakin benar
Kimia 1 Soal yakin benar
Biologi 1 soal yakin benar
Tentu itu tidak sesuai dengan target kita, bahkan jauh sekali dengan target kita. TAPI kawan, jangan berkecil hati, selagi kita teguh pada prinsip awal, yaitu MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU ITU BENAR. JIKA RAGU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIKERJAKAN, insya Allah kita bisa masuk PTN. Mari kita buktikan yah,
TPA = 30 x 4
10
= 12%
TKD = 16 x 4
6
= 10,6%
TKA = 5 x 4
6
= 3,3%
Jadi, hasil Passing Grade = TPA+TKD+TKA=Hasil %
= 12 + 10,6 + 3,3
= 25,9 %
Tuh kan, walaupun kita mengerjakan soal fisika 1, kimia 1, biologi 1. tapi jika itu benar dan kita meyakininya, insya Allah kita masih ada peluang. Buktinya tuh kita dapet 25,9%, insya Allah TEMBUS di pilihan ketiga Jurusan Ilmu Peternakan UNPAD. Walaupun kita tidak bisa di UPI, tapi setidaknya kita bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Kesimpulan : Dalam SBMPTN, kita harus mengerjakan soal yang benar-benar yakin kalau soal yang kita kerjakan itu benar. Walau hanya satu soal, jika itu yakin benar, insya Allah bisa tembus. Dengan catatan, soal-soal yang lain harus banyak juga yang benar. Disamping kita merencanakan sebuah TARGET, tentu hanya Allah yang menentukan berhasil atau tidak sebuah TARGET yang kita buat. Untuk itu, kita harus meminta kepadaNya, agar TARGET yang kita buat bisa terselesaikan dengan tepat. Sehingga apa yang kita inginkan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri bisa tercapai. Aaamiiinnnn.
CP : Twitter : Guruh_49
(Guruh Sutrisno Utomo : 2013)
Cara Menghitung Passing Grade SBMPTN 2013
Dalam Tes SBMPTN 2013, terdapat tiga bentuk soal dan dibagi menjadi dua hari tes. Untuk program SAINTEK :
Hari Pertama :
-Tes Potensi Akademik (Psikotes) : 75 butir soal
-Tes Kemampuan Dasar, meliputi :
1. Matematika Dasar (15 butir soal)
2. Bahasa Indonesia (15 butir soal)
3. Bahasa Inggris (15 butir soal)
_________________________
Jumlah 45 butir soal
Hari kedua :
-Tes Kemampuan Akademik, meliputi :
1. Matematika (15 butir soal)
2. Fisika (15 butir soal)
3. Biologi (15 butir soal)
4. Kimia (15 butir soal)
__________________________
Jumlah 60 butir soal
Cara penghitungan :
1. Untuk Tes Potensi Akademik : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 10 = %
Contoh : Jika dalam Tes TPA kita benar 50, salah 10 dan tidak diisi 15,
maka, {(50x4) - (10x1)} : 10 = (200-10) : 10
= 190 : 10
= 19%
2. Untuk Tes Kemampuan Dasar : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 6 = %
Contoh : Matematika dasar = Benar 5, salah 5 dan tidak di isi 5
Bahasa Indonesia = Benar 10, salah 5
Bahasa Inggris = Benar 5, salah 10
________________________________
Jumlah = Benar 20
= Salah 20
= Tidak di isi 5
Maka, {(20x4) - (20x1)} : 6 = (80-20) : 6
= 60 : 6
= 10%
3. Untuk Tes Kemampuan Akademik : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 6 = %
Contoh : Matematika = Benar 2, salah 3 dan tidak di isi 10
Fisika = Benar 2, salah 2 dan tidak di isi 11
Biologi = Benar 3, salah 1 dan tidak di isi 11
Kimia = Benar 4, salah 4 dan tidak di isi 7
________________________________________
Jumlah = Benar 11
= Salah10
= Tidak di isi 39
Maka, {(11x4) - (10x1)} : 6 = (44-10) : 6
= 34 : 6
= 5,6%
Jadi, hasil passing grade = Jumlah TPA + TKD + TKA = hasil Passing Grade
Seperti contoh di atas, maka = (19 + 10 + 5,6 ) %
= 34,6% (Inilah hasil Passing Grade yang di dapat)
Semoga dengan kita memahami cara penghitungan passing grade di atas, kita bisa lebih berstrategi lagi dalam menghadapi SBMPTN. Ingat kawan, orang pintar kalah dengan orang beruntung, tapi orang beruntung kalah dengan ORANG BERSTRATEGI. Jadilah orang yang bertrategi kawan.
(Guruh Sutrisno Utomo : 2013)
Hari Pertama :
-Tes Potensi Akademik (Psikotes) : 75 butir soal
-Tes Kemampuan Dasar, meliputi :
1. Matematika Dasar (15 butir soal)
2. Bahasa Indonesia (15 butir soal)
3. Bahasa Inggris (15 butir soal)
_________________________
Jumlah 45 butir soal
Hari kedua :
-Tes Kemampuan Akademik, meliputi :
1. Matematika (15 butir soal)
2. Fisika (15 butir soal)
3. Biologi (15 butir soal)
4. Kimia (15 butir soal)
__________________________
Jumlah 60 butir soal
Cara penghitungan :
1. Untuk Tes Potensi Akademik : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 10 = %
Contoh : Jika dalam Tes TPA kita benar 50, salah 10 dan tidak diisi 15,
maka, {(50x4) - (10x1)} : 10 = (200-10) : 10
= 190 : 10
= 19%
2. Untuk Tes Kemampuan Dasar : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 6 = %
Contoh : Matematika dasar = Benar 5, salah 5 dan tidak di isi 5
Bahasa Indonesia = Benar 10, salah 5
Bahasa Inggris = Benar 5, salah 10
________________________________
Jumlah = Benar 20
= Salah 20
= Tidak di isi 5
Maka, {(20x4) - (20x1)} : 6 = (80-20) : 6
= 60 : 6
= 10%
3. Untuk Tes Kemampuan Akademik : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 6 = %
Contoh : Matematika = Benar 2, salah 3 dan tidak di isi 10
Fisika = Benar 2, salah 2 dan tidak di isi 11
Biologi = Benar 3, salah 1 dan tidak di isi 11
Kimia = Benar 4, salah 4 dan tidak di isi 7
________________________________________
Jumlah = Benar 11
= Salah10
= Tidak di isi 39
Maka, {(11x4) - (10x1)} : 6 = (44-10) : 6
= 34 : 6
= 5,6%
Jadi, hasil passing grade = Jumlah TPA + TKD + TKA = hasil Passing Grade
Seperti contoh di atas, maka = (19 + 10 + 5,6 ) %
= 34,6% (Inilah hasil Passing Grade yang di dapat)
Semoga dengan kita memahami cara penghitungan passing grade di atas, kita bisa lebih berstrategi lagi dalam menghadapi SBMPTN. Ingat kawan, orang pintar kalah dengan orang beruntung, tapi orang beruntung kalah dengan ORANG BERSTRATEGI. Jadilah orang yang bertrategi kawan.
(Guruh Sutrisno Utomo : 2013)
Pandangan Masyarakat Tentang Perguruan Tinggi Negeri di Bandung
Nama saya Guruh Sutrisno Utomo, disini saya akan menceritakan sedikit tentang pengalaman dalam memilih kampus setelah keluar SMA bagi yang ingin melanjutkan. Target saya setelah keluar SMA adalah masuk ke perguruan tinggi negeri, khususnya di Bandung. Sebelum saya survey ke PTN yang ada di jawa barat, saya dan teman-teman melakukan tanya jawab dengan masyarakat sekitar kota Bandung. Berdasarkan survey saya dan teman-teman, masyarakat kota Bandung menempatkan ITB pada posisi pertama, diikuti oleh UPI diurutan kedua, lalu ada UNPAD di posisi ketiga dan UNPAS berada di posisi keempat. Tapi menurut saya, jangan memilih kampus terlebih dahulu, tetapi pikirkan jurusan apa yang kita mau. misalkan, jika kita ingin ke Teknik, maka ITB yang berkuasa. jika kita minat ke akademik (Matematika, B. Inggris, Kimia, Fisika, dll) dan Olahraga, maka UPI yang berkuasa. Jika kita ingin memilih jurusan kedokteran atau hukum, tentunya UNPAD yang berkuasa. dan UNPAS unggul dalam jurusan Teknik Pangannya.
Sabtu, 20 Juli 2013
Siswa berprestasi yang berasal dari Pacinan RT 01 RW 03 Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang
Di Pacinan, banyak terdapat siswa/i yang berprestasi ditingkat kecamatan, kabupaten, bahkan tingkat provinsi. Berikut foto salah satu siswa yang berasal dari Pacinan RT 01/03 Kec. Pamanukan Kab. Subang. Dia bernama Adiarta Nugraha, yang sedang mengikuti perlombaan baca pidato dengan menggunakan bahasa Inggris tingkat SMA, di Yogyakarta.
Jumat, 19 Juli 2013
Pacinan RT 01 RW 03 Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang
Pacinan terletak di Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, tepatnya dibawah jembatan layang. Di Pacinan hampir semua penduduknya berjualan sendiri, seperti berjualan kerupuk, cucur, lotek, karedok, dan bermacam-macam kue lainnya yang bisa dipesan untuk berbagai acara. Di Pacinan juga tersedia tempat untuk bermain Billiard, biasanya orang dewasa dan anak muda yang bermain. Tak jauh dari tempat Billiard, warga RT 01 ini juga membuka warnet, tentunya untuk membuka wawasan dan informasi yang lebih luas lagi, khususnya untuk warga Pacinan, agar seimbang dengan seiring berjalannya perkembangan jaman.Untuk lebih jelasnya lagi. silahkan datang dan kunjungi daerah Pacinan.
Add yah kawan Guruh Sutrisno Utomo
FB : Guruh49@facebook.com
Twitter : @Guruh_49
mari kita mempererat persaudaraan kita...
FB : Guruh49@facebook.com
Twitter : @Guruh_49
mari kita mempererat persaudaraan kita...
Selasa, 09 April 2013
Buntut LPI, Gedung SMAN 3 Subang dirusak pelajar
Ditulis oleh admin
Selasa, 09 April 2013 12:47
TINJAU SUBANG- Diduga
buntut kekalahan pada
sepakbola di semi final Liga
Pendidikan Indonesia (LPI),
sejumlah pelajar yang diduga
berasal dari SMK Pertanian
melakukan aksi pelemparan
gedung SMA 3 Subang, Selasa
(9/4/2013).
Pada semi final, SMK Pertanian melawan SMA 3 berakhir
dengan kemenangan SMA 3 dengan 1-0. Rupanya hasil ini
membuat sejumlah pelajhar SMK Pertanian tak puas.
Merekapun melakukan aksi melempari sekolah SMA 3
dengan batu.
Penyerbuan mendadak membuat siswa yang berada di
dalam kelas panik. APalagi terdengar suara pecahan kaca
akibat terkena lemparan batu. Dari pantauan di tempat
kejadian pecahan kaca terjadi di depan dan belakang
sekolah, tak hanya itu juga asbes tempat parkir dan kantin
yang berada di dalam komplek sekolah menjadi sasaran.
Satu ruang kelas yang berada di bagian belakang ada dua
batu besar yang dilempar dari atas dan masuk ke dalam
kelas, beruntung pada saat kejadian batu itu jatuh di
depan meja belajar.
Tidak hanya merusak bangunan kelas, akibat lemparan
batu itu mengakibatkan dua siswa SMA 3 menjadi korban.
Fier dan Dian menderita luka memar. Fier pada bagian
dada sebelah kiri karena dilempari bata marah sedangkan
Dian menderita luka memar di bagian kepalanya karena
dilempar batu.
Wakasek SMA 3 Sari Banon saat ditemui di tempat
kejadian menuturkan pihaknya akan melakukan koordinasi
dengan p[ihak SMK Pertanian dan Kepolisian. "Saat ini
masih menginventarisi akibat aksi pelemparan batu, juga
akan mengadakan koordinasi dengan pihak SMK Pertanian
dan Polres Subang," ujarn Sari Banoin kepada
TINTAHIJAU.com .
Petugas kepolisian yang datang di lokasi langsung
mengamankan sejumlah abrang bukti berupa batu dan
pecahan kaca. [ eddy muteh]
Sumber : Tintahijau.com
Langganan:
Komentar (Atom)
Di dalam mobil
Guruh S U
Di depan kelas
Guruh S U
Bakar-bakar ikan di pinggir pantai
Guruh & Sony

