Guruh Sutrisno Utomo
Lahir di Subang
Rabu, 4 September 1996
FPOK/Ilmu Keolahragaan/2013
Universitas Pendidikan Indonesia
Prestasi :
- Juara 2 PORKAB Subang 2015 cabor bola basket
- Penerima Beasiswa Pemimpin Bangsa, Sinergi Foundation hingga lulus kuliah
- Penerima Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) 2014/2015
- Penerima Beasiswa Yayasan Super Semar 2015
Hobi :
- Berenang
- Basket
- Berorganisasi
- Kegiatan Sosial
Guruh Sutrisno Utomo
Informasi Umum..!!
Fotoku
Guruh S. Utomo
Jumat, 11 September 2015
Rabu, 22 April 2015
Beasiswa Untuk Kuliah
Sebelumnya perkenalkan nama saya Guruh Sutrisno Utomo mahasiswa Ilmu Keolahragaan, Universitas Pendidikan Indonesia. Saya berasal dari sebuah desa di pantai utara jawa barat, yaitu Desa Pamanukan Kec. Pamanukan Kab. Subang. Di desa tersebut keluarga saya banyak mengucurkan keringat demi memperjuangkan masa depan saya dan saat ini Alhamdulillah saya merupakan salah satu mahasiswa yang menerima manfaat dari Sinergi Foundation dalam program Beasiswa Pemimpin Bangsa angakatan IV (BPB 4). BPB 4 saat ini memiliki asrama di Cikutra Bandung yang terdiri dari 15 mahasiswa, diantaranya 3 mahasiswa UPI, 2 mahasiswa UIN, 1 mahasiswa UNPAD dan 9 mahasiswa ITB. Untuk penggabungan seluruh angkatan di BPB, kami membuat organisasi yang bernama Keluarga Mahasiswa Pemimpin Bangsa (GAMAPINSA). Fasilitas yang saya terima dari program Beasiswa Pemimpin Bangsa ini adalah :
1. Bantuan biaya kuliah sampai lulus
2. Bantuan biaya penelitian dan tugas akhir
3. Asrama
4. Bantuan uang saku
5. Bantuan uang transportasi
Di Tahun 2015 ini, sinergi foundation kembali membuka program Beasiswa Pemimpin Bangsa angkatan V (BPB 5), berikut saya lampirkan prosedur pendaftaran dan sekilas tentang Beasiswa Pemimpin Bangsa :
Beasiswa Pemimpin Bangsa
Siapkan Diri
Memimpin Negeri
Pengertian
Beasiswa Pemimpin Bangsa
adalah program beasiswa pendidikan terpadu bagi mahasiswa berprestasi
di Perguruan
Tinggi Negeri dengan pola asrama
Latar Belakang
1.
Banyaknya lulusan
SMA dan mahasiswa di PTN yang berprestasi terkendala biaya pendidikan dan
bea-hidup
2.
Perlu upaya sistematis untuk membangun mental dan
karakter mahasiswa agar tidak sekedar
memiliki prestasi akademik, akan tetapi juga memiliki jiwa kemandirian,
kewirausahaan, kepemimpinan dan kemuliaan akhlak
3.
Perlunya gerakan kaderisasi calon-calon pemimpin negeri yang memiliki integritas keilmuan dan moral
Visi
Menjadi program beasiswa
pertama dan terdepan yang mencetak 300 calon pemimpin bangsa pada tahun 2020.
Misi
1. Membantu mahasiswa berprestasi dari kalangan dhuafa
agar dapat menempuh dan menyelesaikan pendidikan tinggi dengan hasil yang baik
2.
Menyiapkan
generasi calon pemimpin negeri yang memiliki kualifikasi akademik yang tinggi, memiliki jiwa
kemandirian, kewirausahaan, kepemimpinan dan kemuliaan akhlak
3.
Mencetak kader
terbaik dari kalangan ummat Islam untuk menjadi pemimpin di masa depan
BENTUK PROGRAM
1. Pendidikan Pra Asrama, dilakukan untuk menyamakan
persepsi, membangun kebersamaan, dan komitmen peserta.
2. Bantuan Bea Kuliah, berupa bantuan biaya masuk, biaya
perkuliahan, penelitian, dan tugas akhir.
3. Pembinaan Asrama, berupa pembinaan keagamaan,
kepemimpinan, kemandirian, sosial kemasyarakatan
4. Bantuan Uang Saku dan transportasi, diberikan selama 2
tahun.
Sasaran
Calon
Mahasiswa pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di ITB, UNPAD dan UI
PERSYARATAN
1. Syarat Umum
a.
Muslim/ muslimah
b.
Laki-laki/ perempuan
c.
Memiliki motivasi yang kuat
d.
Memiliki mimpi yang spektakuler
2. Syarat Akademik dan
Organisasi
a) SMA kelas XII
a. Siswa yang akan melanjutkan
kuliah di ITB, UNPAD, UI
b. Aktif berorganisasi
c. Tidak menerima program
beasiswa dari Pemerintah atau dari lembaga lain
3. Syarat Pendaftaran
a.
Mengisi Formulir Pendaftaran
b. Foto Copy Raport Kelas XII
semester I
c.
Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
d. Foto Copy Kartu Keluarga
(KK)
TAHAPAN SELEKSI
1. Penerimaan Berkas 1 Maret s.d 30 Juli 2015
2. Pengumuman seleksi administrasi 31 Juli 2015
3. Test tulis dan Wawancara 8 – 9 Agustus 2015
4. Psikotes 22
Agustus 2015
5. Survey atau validasi data 24-29 Agustus 2015
6. Pengumuman Akhir 1 September 2015
INFO LENGKAP
Nenon (0812 2336 952)
Egy
Purnama (085722799652)
SMS Center (085861381681)
Kantor Gedung Wakaf 99 ( 022 – 251 – 3991 )
Berkas persyaratan dapat di download :
BERKAS DAPAT DI KIRIM KE:
Gedung Wakaf 99 Jl. Sidomukti
99H Cikutra, Bandung 40123
Ayo gabung bersama kami di Keluarga Mahasiswa Pemimpin Bangsa (GAMAPINSA) !!!
SIAPKAN DIRI MEMIMPIN NEGERI
CP : 089622909906 (Guruh Sutrisno Utomo)
Twitter : @Guruh_49
Sabtu, 21 Desember 2013
Jumat, 15 November 2013
Strategi Lulus SBMPTN Dengan Cara Membuat Sebuah TARGET
Orang pintar memang kalah dengan orang yang beruntung. Tapi menurut saya, orang yang beruntung akan kalah dengan orang yang BERSTRATEGI. Untuk itu, marilah kita buat strategi agar kita bisa TEMBUS dalam tes SBMPTN dengan jurusan yang kita inginkan. Aaamiinnn.
Pada tahun 2013, tes SBMPTN terdapat tiga bentuk soal dan dibagi menjadi dua hari tes. Untuk program SAINTEK :
Hari Pertama :
-Tes Potensi Akademik (Psikotes) : 75 butir soal
-Tes Kemampuan Dasar, meliputi :
1. Matematika Dasar (15 butir soal)
2. Bahasa Indonesia (15 butir soal)
3. Bahasa Inggris (15 butir soal)
_________________________
Jumlah 45 butir soal
Hari kedua :
-Tes Kemampuan Akademik, meliputi :
1. Matematika (15 butir soal)
2. Fisika (15 butir soal)
3. Biologi (15 butir soal)
4. Kimia (15 butir soal)
__________________________
Jumlah 60 butir soal
Untuk program SOSIAL semua sama, tinggal ganti saja mata pelajaran yang ada di Tes Kemampuan Akademik
TPA itu nilanya 30%, untuk TKD dan TKA 70%. Oke kawan, sampai sini mengerti? Saya anggap ngerti ya. Langsung saja pada intinya.
Dalam SBMPTN tahun 2013, kita diberi kesempatan untuk memilih 3 jurusan dan 3 kampus. Hati-hati kawan, kita harus menempatkan berdasarkan Passing Grade dari yang terbesar sampai yang terkecil dengan melihat di internet. Misalkan saya menempatkan :
Pilihan Pertama = Pendidikan Kimia UPI (41,3%)
Pilihan Kedua = Kimia UPI (33%)
Pilihan Ketiga = Ilmu Peternakan UNPAD (23%)
Misalkan kita menargetkan untuk mendapatkan PASSING GRADE 42%. Agar kita bisa masuk ke pilihan pertama. Tapi INGAT kawan, kita HARUS mengerjakan soal yang benar-benar YAKIN kalau itu BENAR. Jika kita ragu, lebih baik tidak usah dikerjakan. Karena, kalaupun kita tidak bisa mencapai TARGET 42%, kita masih punya 2 pilihan yaitu target 33 % dan 23%.
Caranya :
Sekali lagi saya ingatkan, KITA HARUS MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU JAWABANNYA BENAR.
Misalkan kita menargetkan 42%. Untuk TPA kita kasih 18%, untuk TKD dan TKA 24%
1. Untuk TPA = 18% x 75 (Jml Soal TPA)
30% (Jml persen TPA)
= 18% x 75
30%
= 1350
30
= 45
Maka, dari 75 soal TPA, kita harus yakin mengerjakan soal dengan BENAR sejumlah 45 butir soal. Jika ragu, lebih baik tidak usah di isi.
2. Untuk TKD dan TKA = 24% x 105 (Jml Soal TKD dan TKA)
70% (Jml Persen TKD dan TKA)
= 24% x 105
70%
= 2520
70
= 36
Maka, dari 105 soal TKA dan TKD, kita harus yakin mengerjakan soal dengan BENAR sejumlah 36 butir soal. Jika ragu, lebih baik tidak usah di isi.
Catatan, tiap mata pelajaran tidak boleh ada nilai min atau kosong. Jadi, minimal dalam satu mata pelajaran ada satu soal yang benar.
Misalkan tadi, kita harus benar 36 butir soal :
1. Matematika dasar : Benar 5
2. Bahasa Indonesia : Benar 10
3. Bahasa Inggris : Benar 6
4. Matematika : Benar 3
5. Fisika : Benar 3
6. Kimia : Benar 4
7. Biologi : Benar 5
Jumlah 36 butir soal BENAR.
Jika kita berhasil menuntaskan target tersebut, insya Allah kita bisa masuk ke dalam pilihan pertama. Kalaupun tidak lolos dalam pilihan pertama, kita pasti masuk di pilihan kedua. Nah, apabila dalam pengerjaan soal SBMPTN kita tidak bisa mengerjakan soal sesuai TARGET, maka jangan sampai kita menyerah dengan mengisi asal-asalan, kita harus tetap pada prinsip awal, yaitu MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU ITU BENAR. JIKA RAGU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIKERJAKAN.
Misalkan kita hanya bisa mengerjakan :
TPA : 30 soal yakin benar
TKD : Matdas 4 soal yakin benar
B. Indonesia 6 soal yakin benar
B. Inggris 6 soal yakin benar
TKA : Matematika 2 soal yakin benar
Fisika 1 soal yakin benar
Kimia 1 Soal yakin benar
Biologi 1 soal yakin benar
Tentu itu tidak sesuai dengan target kita, bahkan jauh sekali dengan target kita. TAPI kawan, jangan berkecil hati, selagi kita teguh pada prinsip awal, yaitu MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU ITU BENAR. JIKA RAGU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIKERJAKAN, insya Allah kita bisa masuk PTN. Mari kita buktikan yah,
TPA = 30 x 4
10
= 12%
TKD = 16 x 4
6
= 10,6%
TKA = 5 x 4
6
= 3,3%
Jadi, hasil Passing Grade = TPA+TKD+TKA=Hasil %
= 12 + 10,6 + 3,3
= 25,9 %
Tuh kan, walaupun kita mengerjakan soal fisika 1, kimia 1, biologi 1. tapi jika itu benar dan kita meyakininya, insya Allah kita masih ada peluang. Buktinya tuh kita dapet 25,9%, insya Allah TEMBUS di pilihan ketiga Jurusan Ilmu Peternakan UNPAD. Walaupun kita tidak bisa di UPI, tapi setidaknya kita bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Kesimpulan : Dalam SBMPTN, kita harus mengerjakan soal yang benar-benar yakin kalau soal yang kita kerjakan itu benar. Walau hanya satu soal, jika itu yakin benar, insya Allah bisa tembus. Dengan catatan, soal-soal yang lain harus banyak juga yang benar. Disamping kita merencanakan sebuah TARGET, tentu hanya Allah yang menentukan berhasil atau tidak sebuah TARGET yang kita buat. Untuk itu, kita harus meminta kepadaNya, agar TARGET yang kita buat bisa terselesaikan dengan tepat. Sehingga apa yang kita inginkan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri bisa tercapai. Aaamiiinnnn.
CP : Twitter : Guruh_49
(Guruh Sutrisno Utomo : 2013)
Pada tahun 2013, tes SBMPTN terdapat tiga bentuk soal dan dibagi menjadi dua hari tes. Untuk program SAINTEK :
Hari Pertama :
-Tes Potensi Akademik (Psikotes) : 75 butir soal
-Tes Kemampuan Dasar, meliputi :
1. Matematika Dasar (15 butir soal)
2. Bahasa Indonesia (15 butir soal)
3. Bahasa Inggris (15 butir soal)
_________________________
Jumlah 45 butir soal
Hari kedua :
-Tes Kemampuan Akademik, meliputi :
1. Matematika (15 butir soal)
2. Fisika (15 butir soal)
3. Biologi (15 butir soal)
4. Kimia (15 butir soal)
__________________________
Jumlah 60 butir soal
Untuk program SOSIAL semua sama, tinggal ganti saja mata pelajaran yang ada di Tes Kemampuan Akademik
TPA itu nilanya 30%, untuk TKD dan TKA 70%. Oke kawan, sampai sini mengerti? Saya anggap ngerti ya. Langsung saja pada intinya.
Dalam SBMPTN tahun 2013, kita diberi kesempatan untuk memilih 3 jurusan dan 3 kampus. Hati-hati kawan, kita harus menempatkan berdasarkan Passing Grade dari yang terbesar sampai yang terkecil dengan melihat di internet. Misalkan saya menempatkan :
Pilihan Pertama = Pendidikan Kimia UPI (41,3%)
Pilihan Kedua = Kimia UPI (33%)
Pilihan Ketiga = Ilmu Peternakan UNPAD (23%)
Misalkan kita menargetkan untuk mendapatkan PASSING GRADE 42%. Agar kita bisa masuk ke pilihan pertama. Tapi INGAT kawan, kita HARUS mengerjakan soal yang benar-benar YAKIN kalau itu BENAR. Jika kita ragu, lebih baik tidak usah dikerjakan. Karena, kalaupun kita tidak bisa mencapai TARGET 42%, kita masih punya 2 pilihan yaitu target 33 % dan 23%.
Caranya :
Sekali lagi saya ingatkan, KITA HARUS MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU JAWABANNYA BENAR.
Misalkan kita menargetkan 42%. Untuk TPA kita kasih 18%, untuk TKD dan TKA 24%
1. Untuk TPA = 18% x 75 (Jml Soal TPA)
30% (Jml persen TPA)
= 18
30
= 1350
30
= 45
Maka, dari 75 soal TPA, kita harus yakin mengerjakan soal dengan BENAR sejumlah 45 butir soal. Jika ragu, lebih baik tidak usah di isi.
2. Untuk TKD dan TKA = 24% x 105 (Jml Soal TKD dan TKA)
70% (Jml Persen TKD dan TKA)
= 24
70
= 2520
70
= 36
Maka, dari 105 soal TKA dan TKD, kita harus yakin mengerjakan soal dengan BENAR sejumlah 36 butir soal. Jika ragu, lebih baik tidak usah di isi.
Catatan, tiap mata pelajaran tidak boleh ada nilai min atau kosong. Jadi, minimal dalam satu mata pelajaran ada satu soal yang benar.
Misalkan tadi, kita harus benar 36 butir soal :
1. Matematika dasar : Benar 5
2. Bahasa Indonesia : Benar 10
3. Bahasa Inggris : Benar 6
4. Matematika : Benar 3
5. Fisika : Benar 3
6. Kimia : Benar 4
7. Biologi : Benar 5
Jumlah 36 butir soal BENAR.
Jika kita berhasil menuntaskan target tersebut, insya Allah kita bisa masuk ke dalam pilihan pertama. Kalaupun tidak lolos dalam pilihan pertama, kita pasti masuk di pilihan kedua. Nah, apabila dalam pengerjaan soal SBMPTN kita tidak bisa mengerjakan soal sesuai TARGET, maka jangan sampai kita menyerah dengan mengisi asal-asalan, kita harus tetap pada prinsip awal, yaitu MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU ITU BENAR. JIKA RAGU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIKERJAKAN.
Misalkan kita hanya bisa mengerjakan :
TPA : 30 soal yakin benar
TKD : Matdas 4 soal yakin benar
B. Indonesia 6 soal yakin benar
B. Inggris 6 soal yakin benar
TKA : Matematika 2 soal yakin benar
Fisika 1 soal yakin benar
Kimia 1 Soal yakin benar
Biologi 1 soal yakin benar
Tentu itu tidak sesuai dengan target kita, bahkan jauh sekali dengan target kita. TAPI kawan, jangan berkecil hati, selagi kita teguh pada prinsip awal, yaitu MENGERJAKAN SOAL YANG BENAR-BENAR YAKIN KALAU ITU BENAR. JIKA RAGU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIKERJAKAN, insya Allah kita bisa masuk PTN. Mari kita buktikan yah,
TPA = 30 x 4
10
= 12%
TKD = 16 x 4
6
= 10,6%
TKA = 5 x 4
6
= 3,3%
Jadi, hasil Passing Grade = TPA+TKD+TKA=Hasil %
= 12 + 10,6 + 3,3
= 25,9 %
Tuh kan, walaupun kita mengerjakan soal fisika 1, kimia 1, biologi 1. tapi jika itu benar dan kita meyakininya, insya Allah kita masih ada peluang. Buktinya tuh kita dapet 25,9%, insya Allah TEMBUS di pilihan ketiga Jurusan Ilmu Peternakan UNPAD. Walaupun kita tidak bisa di UPI, tapi setidaknya kita bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Kesimpulan : Dalam SBMPTN, kita harus mengerjakan soal yang benar-benar yakin kalau soal yang kita kerjakan itu benar. Walau hanya satu soal, jika itu yakin benar, insya Allah bisa tembus. Dengan catatan, soal-soal yang lain harus banyak juga yang benar. Disamping kita merencanakan sebuah TARGET, tentu hanya Allah yang menentukan berhasil atau tidak sebuah TARGET yang kita buat. Untuk itu, kita harus meminta kepadaNya, agar TARGET yang kita buat bisa terselesaikan dengan tepat. Sehingga apa yang kita inginkan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri bisa tercapai. Aaamiiinnnn.
CP : Twitter : Guruh_49
(Guruh Sutrisno Utomo : 2013)
Cara Menghitung Passing Grade SBMPTN 2013
Dalam Tes SBMPTN 2013, terdapat tiga bentuk soal dan dibagi menjadi dua hari tes. Untuk program SAINTEK :
Hari Pertama :
-Tes Potensi Akademik (Psikotes) : 75 butir soal
-Tes Kemampuan Dasar, meliputi :
1. Matematika Dasar (15 butir soal)
2. Bahasa Indonesia (15 butir soal)
3. Bahasa Inggris (15 butir soal)
_________________________
Jumlah 45 butir soal
Hari kedua :
-Tes Kemampuan Akademik, meliputi :
1. Matematika (15 butir soal)
2. Fisika (15 butir soal)
3. Biologi (15 butir soal)
4. Kimia (15 butir soal)
__________________________
Jumlah 60 butir soal
Cara penghitungan :
1. Untuk Tes Potensi Akademik : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 10 = %
Contoh : Jika dalam Tes TPA kita benar 50, salah 10 dan tidak diisi 15,
maka, {(50x4) - (10x1)} : 10 = (200-10) : 10
= 190 : 10
= 19%
2. Untuk Tes Kemampuan Dasar : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 6 = %
Contoh : Matematika dasar = Benar 5, salah 5 dan tidak di isi 5
Bahasa Indonesia = Benar 10, salah 5
Bahasa Inggris = Benar 5, salah 10
________________________________
Jumlah = Benar 20
= Salah 20
= Tidak di isi 5
Maka, {(20x4) - (20x1)} : 6 = (80-20) : 6
= 60 : 6
= 10%
3. Untuk Tes Kemampuan Akademik : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 6 = %
Contoh : Matematika = Benar 2, salah 3 dan tidak di isi 10
Fisika = Benar 2, salah 2 dan tidak di isi 11
Biologi = Benar 3, salah 1 dan tidak di isi 11
Kimia = Benar 4, salah 4 dan tidak di isi 7
________________________________________
Jumlah = Benar 11
= Salah10
= Tidak di isi 39
Maka, {(11x4) - (10x1)} : 6 = (44-10) : 6
= 34 : 6
= 5,6%
Jadi, hasil passing grade = Jumlah TPA + TKD + TKA = hasil Passing Grade
Seperti contoh di atas, maka = (19 + 10 + 5,6 ) %
= 34,6% (Inilah hasil Passing Grade yang di dapat)
Semoga dengan kita memahami cara penghitungan passing grade di atas, kita bisa lebih berstrategi lagi dalam menghadapi SBMPTN. Ingat kawan, orang pintar kalah dengan orang beruntung, tapi orang beruntung kalah dengan ORANG BERSTRATEGI. Jadilah orang yang bertrategi kawan.
(Guruh Sutrisno Utomo : 2013)
Hari Pertama :
-Tes Potensi Akademik (Psikotes) : 75 butir soal
-Tes Kemampuan Dasar, meliputi :
1. Matematika Dasar (15 butir soal)
2. Bahasa Indonesia (15 butir soal)
3. Bahasa Inggris (15 butir soal)
_________________________
Jumlah 45 butir soal
Hari kedua :
-Tes Kemampuan Akademik, meliputi :
1. Matematika (15 butir soal)
2. Fisika (15 butir soal)
3. Biologi (15 butir soal)
4. Kimia (15 butir soal)
__________________________
Jumlah 60 butir soal
Cara penghitungan :
1. Untuk Tes Potensi Akademik : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 10 = %
Contoh : Jika dalam Tes TPA kita benar 50, salah 10 dan tidak diisi 15,
maka, {(50x4) - (10x1)} : 10 = (200-10) : 10
= 190 : 10
= 19%
2. Untuk Tes Kemampuan Dasar : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 6 = %
Contoh : Matematika dasar = Benar 5, salah 5 dan tidak di isi 5
Bahasa Indonesia = Benar 10, salah 5
Bahasa Inggris = Benar 5, salah 10
________________________________
Jumlah = Benar 20
= Salah 20
= Tidak di isi 5
Maka, {(20x4) - (20x1)} : 6 = (80-20) : 6
= 60 : 6
= 10%
3. Untuk Tes Kemampuan Akademik : {(Jumlah benar x 4) - (Jumlah salah x 1)} : 6 = %
Contoh : Matematika = Benar 2, salah 3 dan tidak di isi 10
Fisika = Benar 2, salah 2 dan tidak di isi 11
Biologi = Benar 3, salah 1 dan tidak di isi 11
Kimia = Benar 4, salah 4 dan tidak di isi 7
________________________________________
Jumlah = Benar 11
= Salah10
= Tidak di isi 39
Maka, {(11x4) - (10x1)} : 6 = (44-10) : 6
= 34 : 6
= 5,6%
Jadi, hasil passing grade = Jumlah TPA + TKD + TKA = hasil Passing Grade
Seperti contoh di atas, maka = (19 + 10 + 5,6 ) %
= 34,6% (Inilah hasil Passing Grade yang di dapat)
Semoga dengan kita memahami cara penghitungan passing grade di atas, kita bisa lebih berstrategi lagi dalam menghadapi SBMPTN. Ingat kawan, orang pintar kalah dengan orang beruntung, tapi orang beruntung kalah dengan ORANG BERSTRATEGI. Jadilah orang yang bertrategi kawan.
(Guruh Sutrisno Utomo : 2013)
Pandangan Masyarakat Tentang Perguruan Tinggi Negeri di Bandung
Nama saya Guruh Sutrisno Utomo, disini saya akan menceritakan sedikit tentang pengalaman dalam memilih kampus setelah keluar SMA bagi yang ingin melanjutkan. Target saya setelah keluar SMA adalah masuk ke perguruan tinggi negeri, khususnya di Bandung. Sebelum saya survey ke PTN yang ada di jawa barat, saya dan teman-teman melakukan tanya jawab dengan masyarakat sekitar kota Bandung. Berdasarkan survey saya dan teman-teman, masyarakat kota Bandung menempatkan ITB pada posisi pertama, diikuti oleh UPI diurutan kedua, lalu ada UNPAD di posisi ketiga dan UNPAS berada di posisi keempat. Tapi menurut saya, jangan memilih kampus terlebih dahulu, tetapi pikirkan jurusan apa yang kita mau. misalkan, jika kita ingin ke Teknik, maka ITB yang berkuasa. jika kita minat ke akademik (Matematika, B. Inggris, Kimia, Fisika, dll) dan Olahraga, maka UPI yang berkuasa. Jika kita ingin memilih jurusan kedokteran atau hukum, tentunya UNPAD yang berkuasa. dan UNPAS unggul dalam jurusan Teknik Pangannya.
Sabtu, 20 Juli 2013
Siswa berprestasi yang berasal dari Pacinan RT 01 RW 03 Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang
Di Pacinan, banyak terdapat siswa/i yang berprestasi ditingkat kecamatan, kabupaten, bahkan tingkat provinsi. Berikut foto salah satu siswa yang berasal dari Pacinan RT 01/03 Kec. Pamanukan Kab. Subang. Dia bernama Adiarta Nugraha, yang sedang mengikuti perlombaan baca pidato dengan menggunakan bahasa Inggris tingkat SMA, di Yogyakarta.
Langganan:
Komentar (Atom)
Di dalam mobil
Guruh S U
Di depan kelas
Guruh S U
Bakar-bakar ikan di pinggir pantai
Guruh & Sony

